Anggota DPRD Sukabumi Soroti Dugaan Manipulasi Data dan Praktik Joki dalam OSN, Disdik hingga Kemendikbud Diminta Evaluasi Total

- Admin

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plarapost – Dugaan manipulasi data siswa yang dilakukan salah satu Sekolah Dasar (SD) swasta favorit di Kecamatan Cisaat, dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2024 tingkat Kabupaten Sukabumi memicu kekhawatiran akan adanya praktik joki yang dapat mencoreng kualitas kompetisi.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan, menyoroti potensi praktik curang ini dan mendesak Dinas Pendidikan di tingkat daerah hingga Kemendikbud untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan OSN tersebut.

“Dengan kejadian di sekolah tersebut, bisa saja terjadi di seluruh daerah. Siswanya yang dimasukkan pada daftar peserta OSN, tapi yang mengerjakannya orang lain,” ujar Usep Wawan kepada Jubir Grup pada Rabu, 12 Juni 2024.

“Saya khawatir praktik joki dapat merusak kredibilitas OSN sebagai kompetisi bergengsi,” sambungnya.

Usep Wawan menekankan pentingnya menjaga kualitas kompetisi dan melindungi hak-hak siswa yang telah berusaha keras untuk berpartisipasi.

“OSN ini merupakan kompetisi yang berkualitas, jangan sampai ternodai oleh para oknum pendidik di lingkungan sekolah yang bisa merugikan banyak pihak, terutama para siswa yang sudah bersungguh-sungguh ingin mengikuti lomba ini. Mereka merupakan aset berkualitas bangsa,” tegasnya.

Seperti dalam pemberitaan redaksi Hallo Sukabumi sebelumnya, pada Rabu, 12 Juni 2024, dengan judul: Salah satu SD Swasta Favorit di Kecamatan Cisaat Diduga Manipulasi Data Siswa Dalam Kompetisi OSN-K.

Permasalahan ini mencuat setelah salah satu orang tua siswa yakni Hera Iskandar, mengungkapkan bahwa nama anaknya inisial Q (11 tahun), digantikan oleh nama siswa lain dalam daftar peserta OSN-K beberapa waktu lalu.

Kendati telah memaafkan pihak sekolah atas kejadian ini, Hera tetap menuntut klarifikasi terkait kronologi perubahan nama tersebut dan meminta segera diperbaiki agar tidak timbul masalah dikemudian hari.

“Saya minta pihak sekolah untuk segera menyelesaikan persoalan ini dengan membuat catatan rekomendasi perbaikan daftar nama peserta OSN itu yang ditujukan kepada Kemendikbud melalui Disdik Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.***

Berita Terkait

Sepakati APBD Perubahan, DPRD Kabupaten Sukabumi Tekankan Realokasi Anggaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Berharap Sinergi TNI dan Rakyat Terus Diperkuat
Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis
Baksos Jadi Prioritas Dalam Kegiatan Ngalongok Dulur Dilembur
Rapat Paripurna, Sepakati Tambahan Anggaran Rp 89 Miliar Untuk Program Prioritas
210 Kepala Sekolah Ikuti Pembinaan dan Pengarahan Bupati Sukabumi
Pandangan Umum Fraksi Jadi Tahapan Penting Bahas Raperda Perubahan APBD 2026
Bahas Raperda Perubahan APBD 2026, DPRD Kabupaten Sukabumi Pastikan Anggaran Sesuai Kebutuhan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Sepakati APBD Perubahan, DPRD Kabupaten Sukabumi Tekankan Realokasi Anggaran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:43 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Berharap Sinergi TNI dan Rakyat Terus Diperkuat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis

Sabtu, 19 September 2026 - 14:39 WIB

Baksos Jadi Prioritas Dalam Kegiatan Ngalongok Dulur Dilembur

Rabu, 16 September 2026 - 13:03 WIB

Rapat Paripurna, Sepakati Tambahan Anggaran Rp 89 Miliar Untuk Program Prioritas

Jumat, 4 September 2026 - 15:01 WIB

Pandangan Umum Fraksi Jadi Tahapan Penting Bahas Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

Bahas Raperda Perubahan APBD 2026, DPRD Kabupaten Sukabumi Pastikan Anggaran Sesuai Kebutuhan Daerah

Selasa, 1 September 2026 - 15:33 WIB

Hadiri Pelantikan MUI, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi : Jalankan Amanah Penuh Keistiqomahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!