Fraksi PDIP Nilai Perubahan APBD 2025 Harus Jadi Bentuk Adaptasi Konkret

- Admin

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Junajah Jajah saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PDIP terkait Raperda Perubahan APBD 2025. | Foto : Dok. DPRD

Junajah Jajah saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PDIP terkait Raperda Perubahan APBD 2025. | Foto : Dok. DPRD

PLARAPOST.COM– Fraksi PDIP mendorong agar perubahan APBD tahun anggaran 2025 tidak sekadar menjadi penyesuaian teknis, tetapi menjadi instrumen nyata untuk mengatasi persoalan kemiskinan, krisis pangan, dan resiko bencana yang membayangi masyarakat Sukabumi.

Hal itu disampaikan oleh Junajah Jajah, dalam rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD, selasa (5/8/2025).

Fraksi PDIP menilai bahwa perubahan APBD 2025 harus menjadi bentuk adaptasi konkret terhadap tekanan ekonomi nasional dan global yang berdampak langsung ke masyarakat bawah.

“Harga kebutuhan pokok naik, pendidikan makin mahal, pengangguran bertambah. APBD harus menjawab kondisi riil ini,” ujar Jajah.

Fraksi PDIP juga menyoroti ketimpangan antara belanja operasional dan belanja modal, serta mempertanyakan penurunan drastis anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dari Rp 50 miliar menjadi Rp 29 miliar.

“Padahal kita akan segera menghadapi musim hujan. Dana darurat seharusnya ditingkatkan bukan dikurangi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Fraksi PDIP meminta kejelasan mengenai alokasi anggaran untuk program pengentasan kemiskinan, serta mempertanyakan apakah perubahan APBD ini akan berdampak signifikan terhadap capaian target pembangunan jangka menengah daerah.

“Kami ingin APBD ini menghidupkan rakyat kecil, bukan sekadar menghidupi birokrasi,” tandasnya.***

Berita Terkait

Hardesnas 2026, DPRD Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Kemajuan Desa
Pemkab Sukabumi Melalui Disperkim Realisasikan Pembangunan Huntap Terdampak Bencana
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Survei Lokasi Terdampak Bencana
Bahas Dua Raperda, DPRD Sukabumi Gelar Rapat Kerja
Panen Raya Jagung di Nagrak, DPRD Dorong Swasembada Pangan 2026
Rakor Komisi II DPRD Sukabumi Bahas Perda TJS PKBL
Hadiri Pisah Sambut Kapores Kota Sukabumi, Ketua DPRD Sampaikan Apresiasi
Pelantikan Pengurus UPZ, Sekda Ingatkan Perkuat Sinergi dan Koordinasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:03 WIB

Hardesnas 2026, DPRD Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Kemajuan Desa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:45 WIB

Pemkab Sukabumi Melalui Disperkim Realisasikan Pembangunan Huntap Terdampak Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:23 WIB

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Survei Lokasi Terdampak Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:46 WIB

Bahas Dua Raperda, DPRD Sukabumi Gelar Rapat Kerja

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:18 WIB

Panen Raya Jagung di Nagrak, DPRD Dorong Swasembada Pangan 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:21 WIB

Hadiri Pisah Sambut Kapores Kota Sukabumi, Ketua DPRD Sampaikan Apresiasi

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:25 WIB

Pelantikan Pengurus UPZ, Sekda Ingatkan Perkuat Sinergi dan Koordinasi

Senin, 5 Januari 2026 - 14:49 WIB

Lepas Siswa Prakerin, Wabup Sebut Langkah Strategis Bentuk Kompetensi dan Profesional

Berita Terbaru

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, saat survei lokasi terdampak bencana

Pemerintahan

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Survei Lokasi Terdampak Bencana

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:23 WIB

Rapat kerja DPRD Kabupaten Sukabumi melalui Bapemperda di Kantor Dishub, Jumat (9/1/2026).

Pemerintahan

Bahas Dua Raperda, DPRD Sukabumi Gelar Rapat Kerja

Jumat, 9 Jan 2026 - 16:46 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I di Kampung Gudang, Nagrak, Kamis (8/1/2026).

Pemerintahan

Panen Raya Jagung di Nagrak, DPRD Dorong Swasembada Pangan 2026

Kamis, 8 Jan 2026 - 19:18 WIB

error: Content is protected !!