Dorong Perekonomian Warga, Desa Perbawati Berikan Penyuluhan Kepada Para Petani

- Admin

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

PLARAPOST.COM– Sebagai penggerak perekonomian masyarakat, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, terus mengoptimalkan sektor pertanian.

‎Sejumlah komoditas unggulan yang saat ini dikembangkan meliputi kopi, padi, sayuran, dan pisang, yang dinilai memiliki potensi besar karena ketersediaannya yang melimpah di wilayah tersebut.

‎Kaur Perencanaan Desa Perbawati, Asep Amir Hamzah mengatakan, bahwa pengembangan komoditas pertanian tersebut didasarkan pada potensi alam dan sejarah desa. Selain sektor pertanian, Desa Perbawati juga memiliki potensi pariwisata karena berada di jalur wisata Pondok Halimun.

‎”Potensi pertanian di Desa Perbawati relatif melimpah. Termasuk juga potensi pariwisata. Namun, untuk saat ini kami masih memfokuskan pengembangan pada kopi, padi, pisang, dan sayuran,” ujar Asep, Rabu (4/2/2026).

‎Asep menjelaskan, dari sejumlah komoditas yang dikembangkan, kopi dan padi telah lebih dulu berjalan dan melibatkan pelaku UMKM serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk komoditas kopi, pemerintah desa bekerja sama dengan UMKM Baru Halimun dan menghasilkan produk kopi bermerek Purbawati.

‎”Kopi kami dikerjasamakan dengan UMKM Baru Halimun hingga tercipta produk Kopi Purbawati. Sedangkan untuk padi, pengelolaannya melibatkan BUMDes,” jelasnya.

Kopi Perbawati yang merupakan jenis arabika saat ini telah dipasarkan ke sejumlah kedai kopi di wilayah Sukabumi. Pengelolaannya difokuskan pada proses pascapanen, mulai dari pembelian kopi dari petani hingga pengolahan menjadi biji kopi siap pakai.

‎”Kami fokus pada pengolahan kopi. Hasil panen petani kami beli lalu diolah menjadi biji kopi untuk kebutuhan kedai-kedai di Sukabumi. Untuk sementara, pemasaran masih difokuskan di pasar lokal karena permintaannya cukup tinggi,” ungkapnya.

‎Pemilihan kopi arabika, lanjutnya, didasarkan pada kondisi geografis Desa Perbawati yang berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (MDPL), sehingga sangat cocok untuk budidaya kopi jenis tersebut.

“Sebagian besar petani di Desa Perbawati memang menanam kopi arabika, sehingga bahan baku yang kami olah mayoritas berasal dari petani lokal,” tambahnya.

Sementara, potensi padi di Desa Perbawati juga dinilai sangat besar. Melalui BUMDes, pemerintah desa tengah mengembangkan program pengemasan padi menjadi produk beras unggulan dengan merek Beras Desa Perbawati, baik beras biasa maupun beras ketan.

“Melalui BUMDes, kami sedang menggarap program ini secara bertahap. Target akhirnya adalah menghasilkan produk pertanian yang sehat dan bebas dari pestisida,” terangnya

‎Untuk mendukung program tersebut, pemerintah desa secara berkelanjutan memberikan penyuluhan kepada para petani, khususnya terkait upaya pengurangan penggunaan pestisida.

‎”Penyuluhan terus kami lakukan sebagai bagian dari visi dan misi desa, agar branding beras sehat Perbawati dapat segera terwujud,” imbuhnya.

‎Selain kopi dan padi, Desa Perbawati juga berupaya menghidupkan kembali komoditas pisang yang pernah terkenal pada masanya, khususnya pisang Selabintana yang dikenal memiliki rasa manis dan kualitas unggul.

“Kami akan mengembangkan seluruh potensi agar produk-produk unggulan Desa Perbawati semakin dikenal dan diminati masyarakat luas,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Baksos Jadi Prioritas Dalam Kegiatan Ngalongok Dulur Dilembur
Rapat Paripurna, Sepakati Tambahan Anggaran Rp 89 Miliar Untuk Program Prioritas
210 Kepala Sekolah Ikuti Pembinaan dan Pengarahan Bupati Sukabumi
Pandangan Umum Fraksi Jadi Tahapan Penting Bahas Raperda Perubahan APBD 2026
Bahas Raperda Perubahan APBD 2026, DPRD Kabupaten Sukabumi Pastikan Anggaran Sesuai Kebutuhan Daerah
Hadiri Pelantikan MUI, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi : Jalankan Amanah Penuh Keistiqomahan
Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Ini Pesan Wakil Bupati Sukabumi
Upacara Peringatan HUT RI Ke-81, Pemkab Sukabumi Sampaikan Capaian Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:39 WIB

Baksos Jadi Prioritas Dalam Kegiatan Ngalongok Dulur Dilembur

Rabu, 16 September 2026 - 13:03 WIB

Rapat Paripurna, Sepakati Tambahan Anggaran Rp 89 Miliar Untuk Program Prioritas

Selasa, 15 September 2026 - 18:51 WIB

210 Kepala Sekolah Ikuti Pembinaan dan Pengarahan Bupati Sukabumi

Jumat, 4 September 2026 - 15:01 WIB

Pandangan Umum Fraksi Jadi Tahapan Penting Bahas Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

Bahas Raperda Perubahan APBD 2026, DPRD Kabupaten Sukabumi Pastikan Anggaran Sesuai Kebutuhan Daerah

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Ini Pesan Wakil Bupati Sukabumi

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Upacara Peringatan HUT RI Ke-81, Pemkab Sukabumi Sampaikan Capaian Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:41 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Bahas Dua Agenda Utama

Berita Terbaru

error: Content is protected !!